1 Hari Klasik di Padang
Cara paling padat untuk mengenal Padang dalam 24 jam — sarapan lontong, sejarah Minangkabau, kuliner ikonik, sampai senja Samudra Hindia. Rute optimal untuk wisatawan first-timer.
Sarapan Lontong & Teh Talua
Mulai hari dengan lontong sayur khas Padang di Lapau Nasi Cangkuak atau Lontong Kapau Uni Ita. Jangan lupa pesan teh talua — teh dikocok bersama kuning telur yang berbusa tebal, tanda selamat datang ala Minang.
Masjid Raya Sumatera Barat
Kunjungi masjid ikonik beratap gonjong tanpa kubah — perpaduan arsitektur Minang, kaligrafi kayu, dan struktur tahan gempa. Salah satu masjid termegah di Indonesia.
Museum Adityawarman
Museum utama Sumbar berbentuk Rumah Gadang, koleksi pusaka Minangkabau dan diorama kerajaan Pagaruyung. Cocok untuk mendapatkan konteks budaya sebelum makan siang.
Makan Siang Nasi Kapau
Cicipi nasi kapau otentik — nasi dengan tumpukan lauk gulai dan sambal ala Nagari Kapau di Bukittinggi. Sendok panjang menusuk ke dasar bak gulai berlapis-lapis.
Kota Tua Batang Arau
Jalan kaki menyusuri deretan bangunan kolonial abad ke-19 dan pecinan Pondok yang berusia lebih dari 200 tahun. Mampir ke Klenteng See Hin Kiong, kafe pinggir sungai, dan mural street art.
Sunset di Pantai Air Manis
Puncak sore di legenda Malin Kundang — batu berbentuk manusia bersujud di tepi Samudra Hindia. Suasana pantai berpasir landai yang dramatis menjelang senja.
Makan Malam Rendang & Sate Padang
Pilih Rumah Makan Sederhana / Simpang Raya untuk rendang autentik yang dimasak berjam-jam, atau Sate Mak Syukur untuk sate padang berkuah kuning kental.
Istirahat di Grand Inna Padang
Kembali ke hotel di jantung kota — Grand Inna Padang menawarkan pemandangan Pantai Padang dan akses cepat ke semua titik penting keesokan hari.