Cara menjelajahi Padang dari pagi sampai malam
Itinerary yang sudah dikurasi — mulai dari sarapan lontong, warisan Minangkabau, kuliner rendang autentik, hingga penginapan strategis. Semua rute optimal untuk hari pertamamu di Padang.
Pilih plan yang paling cocok
1 Hari Klasik di Padang
Cara paling padat untuk mengenal Padang dalam 24 jam — sarapan lontong, sejarah Minangkabau, kuliner ikonik, sampai senja Samudra Hindia. Rute optimal untuk wisatawan first-timer.
Weekend Pantai (2H 1M)
Untuk yang ingin snorkeling di pulau kecil dan menikmati pantai kota — kombinasi sunset Taplau, sunrise Pulau Pasumpahan, dan kuliner tepi laut.
Menginap di mana?
Rekomendasi hotel dari budget-friendly hingga bintang 4, tersebar dari pantai kota, kota tua, sampai Air Manis.
Hotel bintang 4 milik BUMN Hotel Indonesia Group di jantung kota — 100 m dari Pantai Padang dengan pemandangan Samudra Hindia dan Gunung Padang.
Hotel bintang 4 Accor Group tepat di seberang Pantai Padang — rooftop pool dengan pemandangan senja Samudra Hindia yang legendaris.
Hotel bintang 3 modern di Kota Tua Padang dengan akses jalan kaki ke Jembatan Siti Nurbaya dan Batang Arau.
Hotel keluarga di pusat kota dekat pecinan Pondok — restoran Padang halal, dekat Klenteng See Hin Kiong dan pasar kuliner malam.
Hotel butik dengan sentuhan arsitektur Minang — kolam renang outdoor dan spa, dekat Kota Tua Batang Arau.
Budget hotel Santika Group yang bersih dan efisien, akses cepat ke pusat kota, kuliner malam, dan Kota Tua.
Hotel bisnis budget dengan akses mudah ke Masjid Raya Sumbar dan area kampus Universitas Andalas.
Homestay sederhana milik warga sekitar Pantai Air Manis — cocok untuk yang ingin bangun pagi menikmati sunrise Samudra Hindia langsung dari tepian.
Yang perlu diketahui
April–September adalah musim kering dengan sedikit hujan. Sunset Samudra Hindia paling jernih Mei–Agustus. Hindari perayaan nasional jika ingin sepi.
Grab & Maxim aktif di dalam kota. Sewa motor Rp 80rb–100rb/hari di sekitar BIM/hotel. Untuk Pulau Pasumpahan, sewa speedboat di Dermaga Sungai Pisang (~Rp 350rb PP).
Dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ke kota: naik Kereta MinangkAbau Ekspres (Rp 5rb, 30 menit) atau taxi bandara (Rp 150rb). Terminal aktif untuk penerbangan CGK, KUL, SIN.